Sabtu, 02 April 2011

PELOPOR WEB


Pelopor  WEB
1.Paul Marie Ghislain otlet
(pengucapan Perancis: [ɔtle] , Inggris: / ɒtleɪ / ) (23 Agustus 1868-10 December 1944) adalah seorang penulis, pengusaha, visioner, pengacara dan aktivis perdamaian, ia adalah salah satu dari beberapa orang yang telah dipertimbangkan ayah dari ilmu informasi , bidang yang ia sebut "dokumentasi". Otlet created the Universal Decimal Classification , one of the most prominent examples of faceted classification . Otlet menciptakan Klasifikasi Desimal Universal , salah satu contoh yang paling menonjol dari segi klasifikasi . Otlet was responsible for the widespread adoption in Europe of the standard American 3x5 inch index card used until recently in most library catalogs around the world (by now largely displaced by the advent of online public access catalogs (OPAC)). Otlet bertanggung jawab untuk adopsi luas di Eropa Amerika standar 3x5 inch kartu indeks yang digunakan hingga saat ini dalam katalog perpustakaan paling di seluruh dunia (sekarang sebagian besar digantikan oleh munculnya online katalog akses publik (OPAC)). Otlet wrote numerous essays on how to collect and organize the world's knowledge, culminating in two books, the Traité de documentation. (1934) and Monde: Essai d'universalisme. (1935) Otlet banyak menulis esai tentang bagaimana mengumpulkan dan mengatur dunia pengetahuan, yang memuncak dalam dua buku, dokumentasi Traité de:. (1934) dan Monde d'universalisme. Essai (1935)
In 1907, following a huge international conference, Henri La Fontaine and Otlet created the Central Office of International Associations, which was renamed to the Union of International Associations in 1910, and which is still located in Brussels . Pada tahun 1907, mengikuti konferensi internasional besar, Henri La Fontaine dan otlet menciptakan Kantor Pusat Asosiasi Internasional, yang berganti nama dengan Uni Asosiasi Internasional pada tahun 1910, dan yang masih terletak di Brussel . They also created a great international center called at first Palais Mondial (World Palace), later, the Mundaneum to house the collections and activities of their various organizations and institutes. Mereka juga menciptakan sebuah pusat internasional yang besar disebut di Mondial Palais pertama (World Istana), kemudian, Mundaneum ke rumah koleksi dan aktivitas berbagai organisasi dan lembaga.
Otlet was also an idealist and peace activist, pushing internationalist political ideas that were embodied in the League of Nations and its International Institute for Intellectual Cooperation (forerunner of UNESCO ), working alongside his colleague Henri La Fontaine , who won the Nobel Peace Prize in 1913, to achieve their ideas of a new world polity that they saw arising from the global diffusion of information and the creation of new kinds of international organization. Otlet juga seorang aktivis idealis dan perdamaian, mendorong ide-ide politik internasionalis yang terkandung dalam Liga Bangsa-Bangsa serta Institut Internasional untuk Intelektual Kerjasama (pendahulu UNESCO ), bekerja bersama rekannya Henri La Fontaine , yang memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1913 , untuk mencapai ide-ide mereka sebuah pemerintahan dunia baru bahwa mereka melihat timbul dari difusi global informasi dan penciptaan jenis baru organisasi internasional.

2. Konsep Vannevar Bush
Vannevar Bush menulis sebuah artikel di tahun 1945, berjudul ‘As We May Think’ di sebuah majalah ilmiah populer, Atlantic Monthly. Di dalam artikel tersebut, Bush bercerita tentang alat impiannya, berupa sebuah ‘meja kerja’ untuk para ilmuwan yang diberinama MEMEX (baca ‘mi.meks’). Meja ini memiliki layar kaca dan merupakan sebuah ‘mesin memori’ yang dapat menyimpan semua berkas, artikel, buku bacaan, dan surat-menyurat seorang ilmuwan. Dalam bayangan Bush, mesin ini adalah gabungan dari berbagai mesin film-mikro (microfilm), sebab di jaman itu orang belum lagi berpikir tentang komputer-meja (desktop computer). Pemilik mesin ini akan bekerja (mengetik, membaca, berpikir, memeriksa, menganalisa) dengan berbagai berkas film-mikro yang saling berhubungan secara otomatis. Dia dapat membuka dan menutup berkas dengan mudah, sesuai kebutuhannya.

Impian Vannevar Bush inilah yang mendorong Douglas Engelbart, seorang peneliti di Stanford Research Institute, California, untuk menciptakan konsep tentang mesin yang membantu kegiatan kognitif manusia (kegiatan berpikir, terutama dengan saling menghubung-hubungkan berbagai konsep). Dia lalu memunculkan konsep hypertext dan menerapkan konsep itu pada sebuah sistem informasi elektronik (kali ini sudah berbantuan komputer). Dia juga merancang perangkat yang kini kita kenal dengan nama mouse itu. Hasil karyanya ini didemonstrasikan pada tahun 1968 dan masih dapat dilihat di situs Stanford[1].

Ted Nelson mengikuti dengan seksama pikiran-pikiran Bush dan Engelbart, dan dia pun membuat proyek sendiri yang diberinya nama Xanadu Project. Walaupun Engelbart adalah orang yang sebenarnya pertamakali berpikir serius tentang hypertext, namun Nelson lah yang lebih sering dikaitkan dengan konsep ini, karena dia menulis banyak sekali artikel tentang Xanadu. Boleh dikatakan, Xanadu adalah impian yang sangat komplit tentang sebuah jaringan raksasa berisi berbagai teks, foto, film, dan suara yang saling berkaitan, sambung-menyambung, menjadi sebuah mesin raksasa. Lalu, setiap orang, dari mana saja, dapat menggunakan mesin ini untuk mengambil data dan informasi bagi keperluan pribadi maupun keperluan pekerjaan. Bayangan Nelson ini tentu saja sekarang tak asing lagi, setelah akhirnya Internet menjadi realitas. Namun, Xanadu Project itu sendiri akhirnya terbengkalai dan dihentikan.

Sementara itu, Tim Berners-Lee yang bekerja di sebuah laboratorium di Geneva, Switzerland, ikut terpesona oleh ide-ide tentang hypertext. Dia membuat sebuah program komputer yang dirancang untuk menyimpan berbagai jenis data dan informasi, lalu membuat kaitan di antara mereka secara acak. Pada tahun 1989 dia mengusulkan secara gagah-berani agar konsep hypertextuality diperluas menjadi jaringan global agar orang-orang dari berbagai belahan dunia dapat bekerja sama saling bertukar informasi. Dia lah yang mengusulkan, agar jaringan itu diberi nama world wide web. Sekarang, usulan Berners-Lee sudah jadi kenyataan.


3.Engelbart
Programming Toolkits (Alat Bantu PemrogramanSekitar awal tahun 1950-an, komputer dianggap sebagai suatu teknologi yang kompleks sehingga hanya orang dengan intelektualitas tertentu saja yang mampumemanipulasinya. Douglas Engelbart, sesorang lulusan UCLA Berkeley, berpendapat bahwa dengan meningkatkan kemampuan manusia, berarti bertambah pula kapabilitas manusia untuk memecahkan masalah yang kompleks. Oleh karena itu, peralatan komputasi untuk membantu manusia dalam memecahkan masalah perlu dilengkapi dengan alat bantu (tools) yang tepat. Untuk itu, diadakan riset dengan sebuah tim untuk membangun alat bantu pemrograman (programming tools). Dari alat bantu pemrograman ini dapat dibuat alat bantu lain yang lebih besar cakupannya dan akhirnya programer dapat membangun sistem interaktif atau sistem lain yang lebih kompleks.__
Sesungguhnya yang dimaksud sistem informasi tidak harus melibatkan komputer, sistem informasi yang menggunakan komputer biasa disebut sistem informasi berbasis komputer (computer based information system atau CBIS), tetapi dalam prakteknya sistem informasi lebih sering dikait-kaitkan dengan komputer. Berikut beragam definisi sistem informasi :
1. Turban, McLean, dan Wetherbe (1999)
Sistem informasi adalah sebuah sistem informasi yang mempunyai fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.
2. Bodnar dan HopWood (1993)
Sistem informasi adalah kumpulan perangkat keras dan lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna.
3. Alter (1992)
Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah perusahaan.
______________________________________

Sabtu, 26 Februari 2011

Web Science


Web Science


Pada tanggal 4 Oktober 1957, sebuah hal yang mengubah dunia terjadi. Uni Soviet berhasil meluncurkan satelit pertama ke orbit bumi. Dinamakan “Sputnik 1, yang mencengangkan dunia – terutama Amerika Serikat yang juga memiliki program peluncuran satelit tetapi belum diluncurkan.
Hal ini secara langsung menjadi pencetus dibentuknya Departemen Pertahanan ARPA Amerika Serikat (Agensi Projek Penelitian Lanjutan), yang berdasar atas keperluan untuk meneliti dan mengembangkan ide teknologi lanjutan dan penciptaan Internet.
 DARPA adalah suatu lembaga penelitian yang ada di Amerika Serikat. Ini adalah lembaga yang melakukan penelitian dan menemukan teknologi Internet. DARPA adalah singkatan dari Defense Advance Research Project Agency. Temuan yang dilakukan oleh DARPA yang siknikan tidak hanya Internet, tetapi juga microelektronik kecepatan tinggi, stealth dan teknologi satelit, pesawat tak berawak, dan material baru.
DARPA didirikan tahun 1958 dengan anggaran belanja sebesar $ 500 jt, setelah Sputnik diluncurkan oleh Sovyet. Rencana untuk jaringan komputer (yang akan dinamakan “ARPANET”) dipersembahkan pada Oktober 1967 dan sebuah jaringan 4 komputer telah berfungsi pada Desember 1969. Masalah utama dalam pembuatan jaringan adalah bagaimana untuk menghubungkan jaringan fisik yang berbeda tanpa menghabiskan sumber daya untuk hubungan yang terus menerus. Teknik yang memecahkan permasalahan ini dikenal sebagai peralihan paket dan teknik ini meliputi perintah pembagian data menjadi bagian yang lebih kecil, yang dapat diproses lebih cepat tanpa menghalangi komunikasi bagian lain.
Pengembangan jaringan ini ternyata sukses dan ARPANET Tahun 1972, ARPANET di demontrasikan di depan peserta The First International Cenference on Computer Communication dengan menghubungkan 60 node.
Aplikasi internet yang pertama kali di temukan adalah FTP. Kemudian menyusul e-mail, dan telnet. Ukuran ARPANET sendiri semakin lama semakin membesar, protocol komunikasi data yang di gunakan pada waktu itu yaitu, NCP (network Commination Protocol), tidak sanggup menampung node komputer yang besar ini, DARPA kemudian mendanai pembuatan protocol komunikasi yang lebih umum ini dianamakan TCP/IP departemen pertahanan Amerika serikat menyatakan TCP/IP menjadi standart untuk jaringan pada tahun 1982. Protocol ini kemudian di adopsi menjadi standart ARPANET pada tahun 1983
Pada tahun 1984 jumlah host di internet melebihi 1000 buah. pada tahun 1984 di perkenalkan Domain nama system (DNS) yang mengganti fungsi tabel nama Host. System domain ini lah yang kita gunakan untuk menulis nama host.
Pada tahun 1986, lembaga ilmu pengetahuan nasional Amerika serikat U.S National Science Foundation (NSF) mendanai pembuatan jaringan TCP/IP yang dinamai USFNET. Jaringan ini digunakan untuk menghubungkan lima pusat komputer super dan memungkinkan terhubungnya universitas-universitas di Amerika serikat.
Pada tahun 1987 berdiri UUNET yg saat ini merupakan sala satu provider utama Internet. Tercatat pula pada tahun 1987 jumlah host melewati angka 10.000. di samping itu juga terdapat beberapa negara di eropa yang masuk ke jaringan NSFNET.
Di European Laboratory for Particle Physics ( CERN ), di kota Geneva dekat perbatasan Perancis dan Swiss. CERN merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Dibulan Maret 1989, Tim Berners dan peneliti lainnya dari CERN mengusulkan suatu protokol sistem distribusi informasi di Internet yang memungkinkan para anggotanya yang tersebar di seluruh dunia saling membagi informasi dan bahkan untuk menampilkan informasi tersebut dalam bentuk grafik. Web Browser pertama dibuat dengan berbasiskan pada teks. Untuk menyatakan suatu link, dibuat sebarisan nomor yang mirip dengan suatu menu. Pemakai mengetikkan suatu nomor untuk melakukan navigasi di dalam Web.
Gopher adalah sistem pengambilan informasi yang digunakan pada awal tahun 1990 untuk mengirim menu link ke file-file, sumber daya komputer dan menu lainnya. Menu-menu ini dapat melewati batasan-batasan komputer dan memanfaatkan internet untuk pengumpulan menu dari sistem-sistem lainnya. Sehingga sangat populer dikalangan universitas yang ingin menyediakan informasi dikampus dan perusahaan yang ingin menyentralisasikan penanganan dan penyimpanan dokumen.
Gopher diciptakan di Universitas Minnesota. Pada bulan Januari 1993, mereka mengumumkan bahwa akan ada biaya lisensi untuk pemakaian referensi terapan dari server Gopher. Akibatnya, banyak perusahaan yang mulai mencari alternatif lain.
Dewan Penelitian Nuklir Eropa (CERN) yang di Switzerland memiliki alternatif serupa. Dan waktu itu, Tim Berners-Lee sedang mengerjakan suatu sistem penanganan informasi dimana teks bisa berisi link dan referensi ke karya lain yang memungkinkan pembaca bergerak dari satu dokumen ke dokumen lainnya dengan cepat. Dia juga menciptakan sebuah server untuk mempublikasikan dokumen jenis ini (yang dinamakan hypertext) dan juga program pembaca dokumen yang dinamakan “WorldWideWeb”. Program ini pertama kali dirilis pada tahun 1991, tetapi ada dua kejadian yang menyebabkan ledakan popularitas dan akhirnya menggantikan Gopher.
Sejarah Perkembangan Web Science
Kelahiran Web Science didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web 3.0. Sejak diperkenalkan Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee, perkembangan yang terjadi luar biasa. Pada saat ini, kita berada pada pergerakan dari Web 2.0 ke arah Web 3.0. Perbedaan utama dari setiap generasi adalah pada Web 1.0 masih bersifat read-only, pada Web 2.0 bergerak ke arah read-write, sedangkan pada Web 3.0 mengembangkan hubungan 'manusia-manusia, manusia-mesin, dan mesin-mesin'.

Pada Web 2.0 kegiatan sosial sudah dimulai, dengan semakin popularnya berbagai fasilitas seperti wikipedia, blog, friendster dan sebagainya. Tetapi kendala utama pada Web 2.0 adalah penangan untuk pertukaran data atau interoperabilitas masih sulit. Contoh sederhana, pada saat kita mencari sebuah informasi di search engine popular seperti Google, hasil pencarian yang sesuai dengan kebutuhan kita hanya 5% atau kurang dari daftar yang ditemukan pada Google.

Web 3.0 mencoba menyempurnakan Web 2.0 dengan memberikan penekanan penelitian pada Semantic Web, Ontology, Web Service, Social Software, Folksonomies dan Peer-to-Peer. Penelitian tersebut sangat memperhatikan 'budaya' sebuah komunitas terhadap kebutuhan akan sebuah data atau informasi.

Jadi untuk itu kita dapat mengetahui bahwa perbedaan web biasa dengan web science ini sangat mendasar dimana web science ini merupakan suatu inovasi yang dilakukan menggunakan web itu sendiri dan sampai saat inipun masih dilakukan perkembangan. Sedangkan web biasa ini adalah bagian dari inovasi yang sudah dibuat dan msaih dilakukan pengembangan untuk kesinambungan web science ini.

Kamis, 20 Januari 2011

DAMPAK NEGATIV DAN POSITIF DARI INTERNET


Dizaman sekarang ini setiap orang pasti mengenal yang nama internet. Internet adalah jaringan komputer global yang cakupannya meliputi seluruh dunia. Tidak dipungkiri lagi dari mulai anak-anak sampai orang dewasa menggunakam jasa internet baik untuk urusan pekerjaan, pendidikan sampai permaian.
Seperti pengalaman pribadi penulis mengenai internet. Internet menurut penulis dapat memberikan dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif internet bagi penulis adalah dalam internet dapat memberikan wawasan yang luas mengenai berbagai hal melalui berbagai situs-situs yang memberikan pelayanan khusus dari mulai berita sampai gosip yang sedang hangat dibicarakan. Seperti salah satu situs yang sedang menjadi Trend saat ini adalahsitus-situs jejaring sosial seperti Facebook,twitter dan lain-lain. Jika ingin mencari pengetahui dibidang ilmu dan lain-lain bisa ditemukan pada situs seperti Google, Kaskus, Wikipedia dan lain-lain.
Contoh dampak positif dari penggunaaan internet adalah :
-          Dapat menambah wawasan dalam bidang ilmu pengetahuan maupun berita-berita yang sedang hangat dibicarakan.
-          Dapat menjadi saran transaksi jual-beli yang menguntungkan melalui bisnis toko Online, yang dilakukan dengan cara menjual barang-barang yang kita ingin jual melalui situs-situs web dengan melakukan pembayaran VIA Transfer.
-          Memudahkan kita untuk mencari informasi terkini atau ter UP TO DATE.
-          Menambah banyak kenalan melalui situs-situs jejaring sosial.

Contoh negatif dari penggunaan internet adalah :
-          Mengeluarkan biaya yang cukup tinggi.
-          Dapat membuat orang menjadi “kecanduan”
-          Dapat membuat mata menjadi rusak jika terlalu sering menatap layar komputer.
-          Banyak terjadi penyalah gunaan internet yang menimbulkan kasus-kasus kriminal seperti penipuan, pelecehan seksual, penculikan dan lain-lain.


 

Rabu, 22 Desember 2010

WORKSHOP

SERTIFIKAT diberikan kepada ANGELA RISMA R.L.G
sebagai peserta

WORKSHOP ROBOTIKA
Gunadarma IT-EXPO 2009
19-21 November 2009



ORGANISASI

SEKOLAH DASAR (SD)
- Ketua kelas
- Bendahara
- Pramuka

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA(SMP)
- OSIS( Organisasi Siswa Intera Sekolah = KETUA)
- EKSTRAKULIKULER Basket
- EKSTRAKULIKULER Volly
- EKSTRAKULIKULER PBB

SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)
- EKSTRAKULIKULER Basket
- EKSTRAKULIKULER Renang

UNIVERSITAS GUNADARMA
- HIMTI (himpunan mahasisa Teknik Informatika)
- MPA (Majelis Perwakilan Angkatan 2009)

GEREJA
Ketua Remaja HKBP Kutabumi

VIDEO

video saya...



Rabu, 01 Desember 2010

CURRICULUM VITAE


              CURRICULUM VITAE      

Data diri       

 

Nama                 : Angela Risma Rotua L. G
Tempat Lahir    : Tangerang                                                
Tanggal Lahir   : 11 April 1991
Kelamin              : Perempuan
Kebangsaan    : Indonesia
Status                 : Belum Menikah
Alamat          : Jl.Cemara 1 No.39 P.Rejeki Kutabumi Tangerang-Banten 15561                       
Nomor Telepon: 082112801123
Alamat Email   : www.angelarisma82@yahoo.co.id
                  

Pendidikan Formal


Teknik Informatika , Universitas  Gunadarma                              2009- .......                  
 SMA AGAPE BKKK, Tangerang                                                        2006-2009  LULUS
SMP MARIA MEDIATRIX , Tangerang                                             2003-2006  LULUS
SDN  N PERIUK 6, Tangerang                                                             1997-2003  LULUS

Kompetensi


Komputer     : MS.Office: Word, Powerpoint, Excel.
                                                Internet Application, Dos, wordStar, Lotus.
Bahasa          : Indonesia

Training dan Pengalaman kerja


·         Sales Promotion Girls (SPG)
·         Workshop Robotika
   
Hobi

·         Mendengarkan Musik, dan Nonton
·         Diskusi dan  Membaca

Diri Saya

Pekerja Keras, motivasi tinggi ,Cepat beradaptasi dengan lingkungan baru, Disiplin, Belajar sesuatu hal yang baru, Kesungguhan dalam Bekerja , Komitmen & dedikasi terhadap Pekerjaan.
























Hi Guys, Udah lama gak ngeblog, Now, I am back ^_^ Mau berbagi pengalaman sedikit tentang persiapan merried kemarin, gue akan...